Tangerang Selatan – Humas BRIN. Dalam upaya meningkatkan minat dan kemampuan riset di kalangan pelajar, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menerima kunjungan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Tangerang Selatan (Tangsel).
Acara yang berlangsung di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J. Habibie, Kamis (26/2) ini dihadiri oleh siswa-siswi SMA peserta ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dan Siti Rahayu, guru mata pelajaran Kimia sekaligus pembina ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), serta Koordinator Layanan Komunikasi Publik Serpong, Arti Juwita yang memaparkan inovasi terkini.
Dalam sesi berikutnya, Arti Juwita memaparkan inovasi-inovasi menarik di BRIN, seperti pemanfaatan pemanfaatan tandan kelapa sawit sebagai bahan baku untuk membuat coating buah segar sehingga mampu memperpanjang usia simpan buah-buahan tersebut menjadi 6 sampai 8 minggu. “Hal ini tentu saja menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi petani dalam menjual komoditas hasil perkebunannya”, terang Arti.
Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke laboratorium Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) yang disambut oleh peneliti Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional BRIN, Marissa Angelina. Ia menjelaskan laboratorium CPOTB ini berfokus pada riset ekstraksi bahan alam, untuk bahan baku obat tradisional yang penting dalam berbagai aplikasi industri.
“Tujuan CPOTB adalah untuk mendukung riset bahan alam untuk bahan baku obat dan obat tradisional yang dapat diaplikasikan di industri besar maupun kecil dan menengah,” tutur Marissa.
Dengan adanya kunjungan ini, Arti mewakili BRIN berharap semoga hasil riset dan inovasi dari para periset dari berbagai organisasi riset BRIN maupun dari para siswa dapat terus berkembang, agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Senada dengan hal tersebut, Siti dari SMA 11 Tangsel berharap kunjungan ini dapat menumbuhkan semangat riset dan berpikir kritis di kalangan generasi muda, meski ada tantangan minimnya literasi.
Perwakilan SMAN 11 Tangsel Siti Rahayu menyampaikan tujuan ke BRIN adalah atas ketertarikannya beliau dan siswa ekskul KIR akan dunia penelitian. Ia pun menceritakan siswa-siswanya yang sudah berpartisipasi dalam berbagai lomba.
“Alhamdulillah, siswa kita telah mengikuti lomba yang menantang, seperti mengubah sampah menjadi bahan bakar, dengan dewan juri salah satunya dari BRIN,” ujar Siti.
Beliau pun menekankan pentingnya riset yang detil dan terukur serta mengajak guru-guru sekolah lain yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia untuk turut serta berkunjung ke BRIN. (adl/ed akb)
Tautan:
https://ppid.brin.go.id/posts/tumbuhkan-semangat-riset-dan-inovasi-brin-kenalkan-riset-pada-pelajar