CAST 2024 Menuju Keunggulan Teknologi Nuklir dan Akselerator

Tangerang Selatan – Humas BRIN. KST B.J. Habibie Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi tuan rumah bagi Conference of Accelerator-Based Science and Technology (CAST) 2024, yang mengumpulkan para ahli, peneliti, dan praktisi terkemuka dalam bidang tenaga nuklir dan teknologi akselerator, pada Rabu (21/02).

Konferensi ini menjadi arena pertemuan yang strategis bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi pemikiran, penemuan, dan inovasi terbaru yang berkaitan dengan pengembangan tenaga nuklir serta penerapan teknologi akselerator dalam berbagai bidang.

Berbagai topik hangat dijelajahi, termasuk pengembangan reaktor nuklir terkini, aplikasi medis akselerator, dan dampak teknologi ini dalam penelitian ilmiah. Sejumlah presentasi dan panel diskusi dihadiri oleh peserta dari berbagai lembaga riset, industri, dan lembaga pemerintah.

Pada hari ketiga konferensi, tema utama mencakup konferensi program dengan melibatkan narasumber dari RIKEN dan CAMECA Instruments. Hideki Otsu dari RIKEN membahas tentang SAMURAI spectrometer, alat spektrometer multi-partikel dengan aplikasi luas dalam penelitian elektromagnetik dan reaksi radioaktif. Sesi tersebut juga mencakup presentasi oleh Hiromitsu Haba mengenai unsur super berat, nihonium (Nh), yang memiliki sifat radioaktif dan umur paruh yang sangat pendek, menjadi tantangan dalam penelitian lebih lanjut. 

Pada sesi ini peserta terlibat dalam pemahaman mendalam tentang perkuliahan terakhir, strategi gambaran, dan teknik publikasi ilmiah. Dalam suasana kolaboratif, peserta dibagi dalam 5 kelas yang berbeda untuk mendalami topik-topik tersebut, menciptakan lingkungan yang mendukung pertukaran pengetahuan dan pengembangan keahlian di bidang ini. 

Salah satu sorotan utama adalah presentasi tentang proyek-proyek inovatif yang sedang berlangsung di berbagai pusat riset di Indonesia. Para peserta konferensi terkesan dengan kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam mendorong pengembangan teknologi akselerator untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan industri.

Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN, Rohadi, pada sesi penutupan menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme dan kontribusi semua peserta. “Inilah pentingnya pembangunan sumber daya manusia, untuk memulai dan pengembangan di bidang tenaga nuklir dan teknologi akselerator,” tegasnya.

“Harapan kami adalah konferensi ini menjadi inspirasi bagi pengembangan akselerator yang selama ini berbasis reaktor, kemudian akan memperkuat di akselerator,” ucapnya. 

Conference of Accelerator-Based Science and Technology di KST B.J. Habibie Serpong berhasil menjadi tonggak penting dalam memajukan pemahaman dan penerapan teknologi akselerator, sementara mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam pengembangan tenaga nuklir di tingkat regional dan global. (sm, esw/ ed: adl)

Tautan:

https://brin.go.id/ornm/posts/kabar/cast-2024-menuju-keunggulan-teknologi-nuklir-dan-akselerator