Jawab Tantangan Global, BRIN Rancang Program Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Iptek

Tangerang Selatan-Humas BRIN. Dalam upaya meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Direktorat Pengembangan Kompetensi – Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia Iptek (SDMI), menyelenggarakan Sosialisasi Layanan Pengembangan Kompetensi SDM dan Pemetaan Potensi Pelatihan bersumber dari Pusat Riset di lingkungan Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material (ORNM). Acara berlangsung di Gedung 71 Kawasan Sains Teknologi (KST) B.J. Habibie, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (24/6).

Direktur Pengembangan Kompetensi SDMI BRIN, Sasa Sofyan Munawar, menjelaskan bahwa BRIN menyediakan berbagai program pelatihan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan, baik internal BRIN maupun swasta dan penelitian.

โ€œPemetaan potensi pelatihan menjadi fokus kami agar dapat memberikan pelatihan yang tepat sasaran dan efektif,” ujar Sasa. Ia menambahkan bahwa BRIN terus berinovasi dalam menyediakan layanan yang mempunyai sisi benefit dan tentu saja terkait dengan lisensi pelatihan.

Menyambut baik program tersebut, Kepala ORNM BRIN, Ratno Nuryadi menekankan pentingnya pengembangan SDM dalam menghadapi tantangan global. “Harapannya semoga lancar dan terus bersinergi antara organisasi riset dengan Deputi SDMI,” ujar Ratno.

Dalam acara ini, Indra Riswadinata dari Direktorat Pengembangan Kompetensi memaparkan profil layanan pengembangan kompetensi SDM dan metode pemetaan potensi pelatihan yang dikembangkan oleh BRIN. 

Ia menjelaskan mengenai berbagai layanan yang ada, baik untuk dalam negeri maupun luar negeri, kemudian dijelaskan juga mengenai alur pengajuan pelatihan dan proses pengajuan untuk mendapatkan lisensi pelatihan dari BRIN. 

“Dengan pemetaan yang akurat, kami bisa memastikan bahwa setiap program pelatihan benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan kompetensi peserta,” ungkap Indra di hadapan peserta yang berasal dari pusat riset di lingkungan ORNM serta Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih – Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL).

Peserta mendapatkan penjelasan lengkap mengenai layanan-layanan yang disediakan, mulai dari pelatihan teknis hingga tata cara pengajuan pelatihan tertentu. Selain itu, BRIN juga menawarkan konsultasi terkait pengembangan kompetensi untuk lembaga-lembaga yang membutuhkan.

Pada interaksi tanya jawab yang diadakan selama acara, terlihat antusiasme peserta terhadap inisiasi Direktorat Pengembangan Kompetensi ini. Banyak yang berharap bahwa program-program yang disediakan oleh BRIN dapat membantu meningkatkan kualitas SDM di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan global di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. (sm, dok. rs/ ed: ls, adl)

Tautan:

https://brin.go.id/ornm/posts/kabar/jawab-tantangan-global-brin-rancang-program-peningkatan-kompetensi-sumber-daya-iptek