BRIN Kembangkan Uji Kegagalan Produk Pipa Berbahan Kopolimer Random Polipropilen

Tangerang Selatan – Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat ini sedang melakukan riset terkait dengan kegagalan produk Pipa Berbahan Kopolimer Polipropilen (PP-R). Riset tersebut didasari atas permintaan industri yang mengalami kegagalan produknya yaitu berupa pipa untuk air panas dan bertekanan yang biasanya digunakan dalam rumah atau hotel.

Pipa Berbahan Kopolimer Polipropilen (PP-R) terbuat dari polypropylene random copolimer. Pipa PP-R juga disebut sebagai pipa air panas, karena seringkali digunakan sebagai jalur perpisahan air bersih dengan suhu tinggi. 

Peneliti Kelompok Riset Sintesa dan Modifikasi Polimer Maju, Pusat Riset Teknologi Polimer BRIN, Rachmat Wijaya menjelaskan fenomena tersebut dalam webinar ORNAMAT ke-44 pada Selasa (05/03). “Dengan analisis uji yang kami lakukan, diharapkan mampu menganalisis penyebab kegagalan produk tersebut. Selain itu, kualitas dari produk juga dapat ditingkatkan,” ujarnya.

“Dengan mengetahui penyebab kegagalan produk tersebut, maka diharapkan kegagalan produk tidak akan terjadi lagi dalam proses produksinya,” tambahnya.

Menurut Rachmat, penyebab kegagalan PP-R secara umum diantaranya adalah terkait dengan pemilihan material, permasalahan atau kondisi pencetakan yang tidak tepat, serta permasalahan degradasi dan desain secara sederhana.

“Jadi, terkait dengan material proses desain dan penggunaan secara sederhana seperti di dalam pelaksanaan atau tahapan analisis kegagalan tersebut, pada umumnya dilakukan dengan menggali history dari part yang mengalami kegagalan, agar dapat diketahui dengan persis lingkungan kegunaan pembebanan,” jelasnya.

“Dengan demikian, mendapatkan informasi yang cukup agar nantinya analisis kegagalan tersebut menjadi masukan selain input history dari produk, kami pastinya harus melakukan pengamatan langsung secara makroskopik pada produk gagal, dan nantinya juga harus dilanjutkan dengan pengujian secara mikroskopik,” ungkap Rachmat.

Berdasarkan hasil uji, ada 3 tipe kerusakan pada PP-R, yaitu pola kerusakan ductile, pola kerusakan getas (brittle), dan pola patahan getas. “Sesuai dengan standar acuan SNI kami melakukan riset dengan analisis kegagaln PP-R menggunakan Uji MFR, Uji Densitas dan Dimensi, Uji Visual dan Optik, Uji FTIR, Uji DSC proses heating, Uji DSC proses cooling, dan Uji TGA,” pungkasnya. (ls/ ed:adl)

Tautan:

https://brin.go.id/ornm/posts/kabar/brin-kembangkan-uji-kegagalan-produk-pipa-berbahan-kopolimer-random-polipropilen